OPINI: Ujian Online, Efektif Nggak Sih?

by Anisa Mahiswari

(sumber: freepik.com)

SiswaIndonesia.id, Malang – Ujian nasional akan dilaksakan beberapa bulan lagi. Segala persiapan sudah dilakukan baik dari siswa, sekolah, maupun dari pemerintah. Pelaksanaan ujian nasional yang akan datang masih sama dengan sistem ujian nasional seperti tahun lalu yaitu ujian nasional berbasis online. Setiap tahun sistem dari ujian nasional berbasis online selalu mengalami peningkatan. Ujian berbasis online sendiri merupakan formulasi baru yang sebelumnya ujian nasional menggunakan kertas. Awal diterapakannya ujian berbasis online ini mengalami banyak pro dan kontra dari pihak-pihak tertetu.

Ujian berbasis online atau yang biasa disebut Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) mulai diterapkan pada tahun 2014 yang diikuti oleh sebagian sekolah. Saat pertama kali diterapkan tidak semua sekolah bisa mengikuti ujian berbasis online karena keterbatasannya fasilitas dan juga jaringan. Awal diterapkaannya ujian berbasis online, berbagai macam kendala banyak terjadi diantaranya seperti fasilitas yang belum mencukupi, gangguan pada jaringan dan kurang siapnya tim teknis ujian berbasis online. Sehingga hal ini membuat para siswa mengalami kebingungan dan panik dalam melaksanakan ujian. Hingga pada tahun 2018 permasalahan dalam ujian berbasis online mulai terminimalisir, pemerintah dan sekolah mulai melakukan evaluasi dan penyempuraan ujian untuk meningkatkan kualitas sistem dari ujian nasional berbasis online. Bahkan ada beberapa sekolah seperti SMAN 2 Malang, SMAN 3 Malang, dan SMAN 9 Malang yang sudah membuat website khusus untuk pelaksanaan ujian sekolah. Sehingga siswa sudah dibekali dari awal masuk sekolah tersebut.

Dari pengalaman mengikti ujian berbasis online, sebenarnya ujian ini memiliki banyak keuntungan untuk berbagai pihak. Ujian berbasis online ini hanya megharuskan siswa untuk duduk didepan komputer yang sudah dihubungkan dengan server dan langsung bisa mengerjakan soal yang muncul pada layar komputer sesuai waktu yang ditentukan. Ujian berbasis online juga memberikan cara pengerjaan yang lebih praktis dan mudah sehingga tidak mengurangi waktu ujian. Selain itu siswa tidak perlu lagi mengisi di lembar jawaban yang membutuhkan banyak waktu. Dari pihak guru sendiri juga diuntungkan dengan adanya ujian berbasis online karena guru bisa dengan mudah mengoreksi dan memberi nilai dari hasil ujian. Selain itu dengan adanya ujian berbasis online ini angka kecurangan dan keterlambatan bisa diminimalisir. Pengawasan dalam pelaksanaan ujian nasional berbasis online juga lebih efektif karena tidak perlu menggunakan pengawas ujian yang banyak karena pengawas sudah bisa melihat langsung dari server yang terhubung dari komputer siswa.

Selama mengikuti ujian berbasis online, tidak ada gangguan dari berbagai hal. Semua mudah dan lebih praktis dengan diterapkannya ujian berbasis online. Dengan ujian berbasis online siswa tidak perlu lagi mengisi biodata dan nomor ujian seperti ujian tulis biasanya karena biodata sudah terinput dalam sistem. Siswa juga akan dipandu oleh petugas yang sudah ahli dalam bidangnya apabila mengalami kesulitan dalam pengerjaannya. Hal ini dipastikan tidak akan menyulitkan siswa dalam mengerjakan meskipun bukan orang yang mahir menggunakan komputer. Tingkat keamanan yang dipakai pemerintah juga cukup baik, sehingga hal ini dapat menurunkan tingkat kebocoran soal. Kebocoran soal inilah yang sering terjadi pada ujian tulis karena mudahnya akses dan mendapatkan soal serta keamanan yang kurang. Sehingga hal ini yang membuat beberapa oknum memanfaatkannya. Seperti maraknya penjualan kunci jawaban dan penjualan soal ujian nasional.

Namun dari pengamatan, setelah diterapkannya ujian berbasis online ini oknum-okum seperti ini sangat susah untuk mendapat soal dan menyebarkan kunci jawaban. Karena jawaban yang diberikan tidak sesuai dengan soal yang diterbitkan oleh server.  Harapan dengan perubahan ujian berbasis online ini semoga dapat memberikan banyak manfaat. Siswa tidak perlu lagi takut akan kehabisan waktu karena kemudahan yang diberikan. Namun setiap sistem yang dihadirkan pasti akan memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Dengan hal tersebut  pemerintah harus selalu memperhatikan dan selalu mengevaluasi kebijakan yang diberikan. Agar kualitas pendidikan menjadi semakin meningkat dan mejadi lebih baik lagi. (mhs)

Penulis           : Anisa Mahiswari

You may also like

Leave a Comment