S1 dan D4, Mana yang Lebih Baik?

by Siti Nurul Hikmah

SiswaIndonesia.com, Malang – Untuk kamu yang saat ini duduk di bangku kelas 12, apakah kamu sudah menentukan program Pendidikan nantinya? Pilih Program Sajarhana (S1) atau Program Sarjana Terapan / Diploma (D4)? Meski lama pendidikannya sama-sama 4 tahun, namun kedua nya memiliki perbedaan yang cukup banyak loh. Jika kamu masih bingung menentukan yang mana, kamu harus baca artikel ini hingga habis ya untuk tahu perbedaan keduanya.

Mengutip dari laman Instagram milik Direktorat Dikti Vokasi dan Profesi @diktivokasi pada Kamis (24, Mei 2021) menyebutkan bahwa mahsiswa yang lulus dengan program vokasi (D4) setara dengan mahasiswa yang lulus dengan program sarjana (S1), namun lulusannya tentu berbeda. Meski keduanya setara, namun saat terjun ke dunia kerja biasanya perusahaan membutuhkan lulusan dengan kualifikasi tertentu, seperti lulusan S1 dan lulusan D4.

Lalu apa saja yang membedakan kedua program Pendidikan tersebut? Berdasarkan Undang-undang nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan tinggi, program sarjana (S1) merupakan Pendidikan akademik yang menyiapkan mahasiswa menjadi intelektual, atau menyiapkan menjadi ilmuan yang berbudaya, mampu memasuki dan atau menciptakan lapangan kerja
, serta mampu mengembangkan diri menjadi professional. Sedangkan program diploma (D4) merupakan Pendidikan vokasi yang menyiapkan mahasiswa menjadi praktisi yang terampil untuk memasuki dunia kerja sesuai dengan keahliannya.

Selain perbedaan diatas yang sudah disebutkan di undang-undang, ada juga beberapa perbedaan yang mendasar lainnya, diantaranya adalah :

  1. Prosentasi mata kuliah

Meskipun lama Pendidikan keduanya sama-sama empat tahun, namun yang membedakan adalah prosentasi mata kuliah. jika kamu memilih untuk kuliah dengan program sarjana (S1) maka mata kuliah yang kamu dapatkan sebagian besar adalah teroi sebanyak 60% dan 40% nya adalah praktik. Sebaliknya jika kamu memilih untuk kuliah dengan program vokasi (D4) maka sebagian besar mata kuliah nya adalah praktik sebanyak 60% dan 40% nya adalah teori. Kesimpulannya adalah, mahasiswa dengan program sarjana lebih banyak mempelajari teori, dan sedangkan mahasiswa vokasi materi yang didapatkan lebih banyak belajar peraktik langsung.

  1. Program studi

Perbedaan selanjutnya adalah mengenai program studi. Program studi mahasiswa S1 cenderung lebih umum jika dibandingkan dengan program studi milih mahasiswa vokasi. Meski nantinya dalam sebuah jurusan akan ada penjurusan lagi, tetapi tidak sespesifik program studi milik vokasi. Sebagai contoh pada jurusan S1 Manajemen pada semester awal materi yang diberikan cukup umum, dan pada semester lanjutan aka nada penjurusan lagi yang lebih spesifi. Berbeda dengan program vokasi, yang dari awal memang sudah spesifik, manajemen pemasaran atau manajemen keungan.

  1. Laporan Ilmiah

Untuk bisa lulus dan mendapatkan gelar semua mahasiswa diwajibkan untuk membuat laporan ilmiah sebagai syarat kelulusan. Pada poin ini juga ada perbedaan diantara keduanya. Mahasiswa S1 diharuskan menyusun skripsi yang masih berkaitan dengan jurusan masing-masing, mahasiswa bebas menentukan judul apa yang diminati. Lain halnya dengan mahasiswa vokasi untuk syarat kelulusan, mereka diwajibkan untuk membuat TA (Tugas Akhir). Meski keduanya sama-sama karya ilmiah, namun yang membedakan adalah, pada skripsi mahasiwa diminta untuk menganalisis serta memecahkan fenomena yang ada di masyarakat dengan menggunakan toeri-teori yang sudah dipelajari. Sedangkan pada Tugas Akhir, mahasiswa diwajibkan untuk membuat laporan ilmiah yang mana laporan tersebut merupakan hasil kerja praktek.

  1. Gelar kelulusan

Perbedaan yang selanjutnya adalah pada nama gelar kelulusan. Jika kamu lulus dari program S1 maka gelar yang kamu dapatkan adalah “Sarjana” dan diikuti dengan program studi dibelakangnya. Contohnya mahasiswa lulusan program studi Ilmu Komunikasi, maka gelar yang akan kamu dapatkan adalah S.Ikom. Sedangkan jika kamu merupakan mahasiwa lulusan vokasi, maka gelar yang kamu dapatkan adalah “sarjana terapan” (Tr), dan diikuti dengan program studi di belakangnya, misalnya kamu mahasiswa lulusan program studi akutansi, maka gelar yang akan kamu dapat adalah S.Tr.Ak.

You may also like

Leave a Comment