Prokrastinasi istilah untuk kamu yang sering menunda pekerjaan

by Siti Nurul Hikmah

SiswaIndonesia.com, Malang – Adakah diantara kalian yang merasa sering banget nunda-nunda pekerjaan, bisa tugas sekolah maupun sekedar beberes di rumah? Kalau kamu merasa sering nunda-nunda pekerjaan, bisa jadi kamu sedang mengalami Prokrastinasi loh. Emang apasih Proskrastinasi itu? Prokrastinasi adalah suatu tindakan menunda pekerjaan atau tugas yang seharusnya diselesaikan pada waktu tertentu.

Ada dua tipe siswa yang ketika mengerjakan tugas, yaitu siswa yang mengerjakan tugas jauh-jauh hari dari batas deadlinedan ada juga siswa yang mengerjakan tugas ketika sudah dekat dengan batas deadline. Tipe siswa yang kedua ini lah yang mengalami prokrastinasi, alasan yang sering digunakan adalah, karena mereka merasa lebih lancar berfikir ketika sudah dekat dengan batas waktu pengumpulan. Ada juga yang sudah mencoba mengerjakan jauh-jauh hari, namun yang ada mereka merasa ‘buntu’ tidak tau apa yang harus dilakukan. Ujung-ujungnya ya balik lagi, mengerjakan tugas saat deadlinedi depan mata.

Tidak semua perilaku menunda dapat dikatakan prokrastinasi, ada beberapa hal yang seharusnya memang ditunda. Seperti saat kita sedang sakit dan tidak memungkinkan untuk mengerjakan tugas. Tentu kondisi fisik yang harus lebih diutamakan. Dapat dikatakan prokrastinasi ketika kita menunda pekerjaan hanya untuk melakukan hal-hal yang kurang penting dan dilakukan secara sadar. Alih-alih mengerjakan tugas yang sudah menumpuk, kamu lebih memilih untuk rebahan sambil scroll timeline Tik-tok misalnya, maka hal tersebut termasuk tindakan prokrastinasi. Biasanya orang mereka sadar akan tugasnya yang belum selesai, namun tetap enjoy melakukan hal-hal yang sebenarnya kurang penting, lebih parahnya mereka juga menyadari bahwa perilaku tersebut tidak baik.

Kebiasaan ini tentu tidak baik dilakukan secara terus-menerus. Karena bisa berdampak pada nilai akademik di sekolah. Bukan hanya nilai yang turun, namun perilaku gemar menunda ini secara tidak kamu sadari dapat berpengaruh terhadap kondisi mental loh. Dalam Jurnal Penelitian yang ditulis oleh Suhandianto dan Nindi Prastitis menyebutkan, prokrastinasi dapat menyebabkan hal-hal seperti, perasaan tidak nyaman (cemas, gelisah, stress, panik dan bersedih), selalu terbayang-bayang oleh tugas yang belum selesai namun tetap merasa malas untuk mulai mengerjakan tugas-tugas yang lain, kurang produktif, dan berakibat turunnya nilai akademik. Masih dalam penelitian yang sama, disebutkan juga dampaknya berpengaruh pada fisik, penderita prokrastinasi akan merasa kelelahan meski tidak banyak yang dilakukan, sulit tidur, jantung berdebar bahkan bisa mengakibatkan fisik drop atau sakit.

Seringkali orang yang mengalami prokratinasi merasa terlalu percaya diri bahwa mereka mampu mengerjakan tugas dengan mudah dan dengan rentang waktu yang singkat. Hal tesebut yang mengakibatkan mereka menunda pekerjaan. Mengutip dari artikel milik Pijarpsikologi, ada 5 bentuk kebohongan yang dipercayai oleh mereka yang sering menunda pekerjaan, diantaranya :

  1. Merasa masih banyak waktu untuk mengerjakan tugas
  2. Merasa hanya sedikit waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas tersebut
  3. Merasa akan lebih bersemangat jika mengerjakan esok hari, minggu depan, bulan depan bahkan waktu tertentu
  4. Tugas akan semakin sempurna apabila dikerjakan saat benar-benar ingin mengerjakannya
  5. Pekerjaan tugas tidak akan optimal ketika tidak berada dalam mood yang baik, atau menunggu mood

Ketika membaca 5 poin diatas, apakah kamu merasa berkaca pada diri sendiri? Jika iya, sudah dapat dipastikan kamu termasuk dalam golongan orang-orang yang mengalami prokrastinasi. Tenang prokrastinasi bukan sifat bawaan lahir kok, jadi kamu masih bisa merubahnya mulai saat ini. meski bukan suatu hal yang mudah dilakuka, namun bukan berarti kamu tidak bisa berubah sama sekali. Lalu bagaimana cara untuk menghilangkan kebiasaan ini?

  • Mengatur waktu

Hal yang pertama dapat kamu lakukan adalah dengan mulai mengatur waktu sehari-hari. Tentukan jam berapa kamu bangun pagi, berapa jam waktumu yang kamu habiskan untuk belajar, tidur, melakukan pekerjaan rumah, dan tentu saja waktu me time sebagai reward ketika kamu berhasil menjalani hari sesuai dengan jadwal yang sudah kamu atur sebelumnya.

  • Menentukan prioritas

Seringkali saat kita sudah berencana untuk mulai menyicil tugas, namun diwaktu yang bersamaan kamu mendapat ajakan dari teman untuk pergi bermain. Untuk menghindari melakukan penundaan, tentukan dan catat kegiatan mana yang lebih penting dan harus kamu jadikan sebagai prioritas. Dengan begitu, kamu tidak akan mudah tergiur dengan ajakan teman untuk sekedar bermain.

  • Percaya terhadap diri sendiri

Kamu sering menunda pekerjaan salah satunya karena kamu merasa tidak mampu untuk menyelesaikan tugas yang mengakibatkan tugas bertumpuk. Maka mulai sekarang kamu harus mempercayai dirimu sendiri, bahwa kamu mampu dan bisa menyelesaikan tugas dengan baik dan benar.

  • Tidak menganggap enteng tugas

Percaya diri bahwa kamu bisa menyelesaikan tugas bukan berarti sama dengan menganggap enteng tugas ya. Kadang kamu terlalu menganggap remes tugas, kamu merasa tugas mudah dilakukan yang mana mengakibatkan kamu menunda untuk menyelesaikan. Padahal pada kenyataanya, ketika kamu mulai mengerjakan, ternyata kamu merasa kesulitan. Sebaikny sikap seperti ini dihilangkan ya. Percaya diri boleh tetapu bukan berarti kamu boleh menunda pekerjaan mu hingga besok hari.

Untuk membentuk sebuah kebiasaan baru memang tidak mudah, dibutuhkan konsistensi yang tinggi. jangan hanya melakukan diawal-awal saja. Kamu perlu konsisten melakukannya hingga terbentuk good habit. Untuk mempermudah menjalani kebiasaan baru, kamu bisa mulai mencari teman yang dinilai cukup produktif. Jika teman di sekelilingmu melakukan hal-hal positif, secara tidak langsung dapat menularkan semangat positif terhadapmu.

You may also like

Leave a Comment