Photo Story : Sosok Putri Tanjung, Staf Khusus Presiden Berusia 24 Tahun

by Anisa Mahiswari

SiswaIndonesia.com, Malang – Putri Indahsari Tanjung atau yang akrab dipanggil dengan Putri Tanjung adalah anak dari dari konglomerat Chairul Tanjung dan Anita Tanjung. Mungkin sebagian dari kamu ada yang tahu? Profil Putri Tanjung sudah sering berselancar di sosial media atau di televisi. Wanita kelahiran 22 September 1996 itu adalah pengusaha dan staf khusus presiden berkebangsaan Indonesia Ia merupakan anak sulung dari dua bersaudara dan sebelum menjadi staf kusus ia menjalani kuliah di Academy of Art, Amerika Serikat.

Terlahir sebagai anak konglomerat tidak membuat kehidupan Putri Tanjung menjadi bak tuan putri. Kehidupan yang ia jalani tergolong sederhana dan penuh kerja keras. Setelah lulus sekolah ia melanjutkan studi ke Academy of Art, Amerika Serikat. Sejak umur 15 tahun ia sudah aktif menjadi CEO Creativepreneur dan Chief Officer Kreatif. Creativepreneur adalah penyedia event untuk menyebarkan virus entrepreneur bagi anak muda.

Karena kerja keras dan kegigihannya yang menjadikan Putri Tanjung sebagai staf khusus presiden termuda. Putri tanjung diangkat menjadi staf pada tahun 2019 saat ia berusia 23 tahun. Putri Tanjung dipercaya menempati posisi penting di lingkungan Istana Negara.

Dengan kehidupan sebagai  anak konglomerat tidak membuat Putri Tanjung lantas memanfaatkan Privilege yang ia punya dan menjadikan alasan untuk berleha-leha. Sebaliknya, Putri Tanjung membuat itu menjadi tanggung jawabnya untuk ikut memberikan manfaat buat orang lain. Hingga pada awal 2021, Putri Tanjung menginisiasi sebuah program untuk para perempuan yaitu Elevate Women.

Dari kecil Putri Tanjung sudah di didik dengan keras oleh orang tuanya. Saking dididik sangat keras, Putri mengungkap, saat kecil tak mudah baginya untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan. Ia  harus berusaha terlebih dahulu apabila ingin mendapatkan apa yang dia mau. Putri Tanjung mengaku usaha-usaha yang saat ini dibentuknya itu tanpa ada bantuan sang ayah. Menurut Putri, semua usaha yang dilakukan sangat berproses dari kecil. Oleh karena itu, ia kerap kali merasa kesal apabila banyak orang menganggap dirinya sukses karena bantuan orangtua.

 

 

You may also like

Leave a Comment