OPINI – Hargai Pencapaian Diri Dengan Self Reward

by Anisa Mahiswari

SiswaIndonesia.com, Malang Menyenangkan diri sendiri memang hal yang perlu dilakukan, apalagi setelah kamu melakukan suatu aktivitas atau setelah mencapai sesuatu. Mungkin ditengah proses usaha dan mewujudkan mimpimu pasti ada hal yang membuat kamu merasa capek, stuck, stress. Hal ini tentu sangat wajar dan pasti dirasakan oleh semua orang termasuk aku juga. Ada kalanya ditengah proses tersebut ada rasa bosan dan lelah seketika menghampiri karena terlalu focus dan terjebak dengan rutinitas sehari-hari. Tapi jangan sampai hal ini membuat kamu jadi patah semangat yaa..

Kerja keras yang kamu lakukan dengan segenap jiwa dan raga pasti akan terbayar setelah semua yang kamu lakukan bisa diraih. Jadi sayang banget kalo sampai semua itu kamu sia-siakan. Memang bukan hal yang mudah untuk diri sendiri agar tetap prima dalam menjalankannya, namun ada hal yang bisa kamu lakukan agar motivasi tetap terjaga yaitu dengan memberikan self reward yang positif untuk diri sendiri.

Self reward sendiri merupakan suatu cara atau bentuk penghargaan untuk diri sendiri atas pencapaian dan pekerjaan yang telah kamu lakukan. Banyak sekali cara untuk melakukan self reward. Misalanya setelah kamu mencapai goal atau impianmu jangan lupa ucapakan selamat dan tetap menyemangati diri sendiri agar terus berusaha. Kalo aku sendiri hal yang biasanya dilakukan untuk self reward yaitu makan enak, jalan-jalan atau hal sederhana dengan tiduran seharian sudah merupakan self reward yang menyenangkan. Menurutku self reward itu penting karena dapat merilexkan pikiran sejenak dan meningkatkan motivasi agar terus semangat dalam menjalani hari. Rasanya senang dan lega banget setelah melakukan self reward. Kalo kamu sendiri self reward yang sering dilakukan apa nih?

Namun sayangnya masih banyak orang yang menggangap sepele tentang self reward, padahal banyak sekali manfaat dan hal positif setelah kamu melakukannya terutama untuk diri sendiri. Karena pada dasarnya setiap orang berhak bersenang-senang untuk diri sendiri, tapi bukan egois yaa.. tentu semua tetap memiliki batasannya dan atas dasar cinta pada diri sendiri.

Dengan menerapkan self-reward membuatmu makin terdorong untuk produktif, pemberian hadiah atau penghargaan pada diri sendiri juga memiliki banyak dampak positif lainnya. Mau tahu apa saja hal baik dari self reward dan bagaimana melakukannya? Yuk simak artikel berikut dilansir dari idntimes.com

  1. Sebagai bentuk hadiah atas semua kerja kerasmu selama ini

Self reward bukanlah sesuatu yang berlebihan kok. Hitung-hitung, reward tadi adalah hadiah atas semua kerja kerasmu. Kamu berhak menerima penghargaan karena berhasil menyelesaikan semua tugas dengan benar.

Bentuk self reward bisa berupa liburan, shopping, pergi ke konser musik atau makan enak di restoran. Pokoknya lakukan apa pun yang bikin kamu Bahagia.

  1. Memberikan self rewardjadi pertanda kalau kamu mencintai hidupmu

Dengan memberikan self reward, kamu telah memulai langkah kecil untuk selalu mencintai diri sendiri. Self reward akan memacu dirimu untuk terus memberikan yang terbaik. Karena kamu sudah berusaha keras, ganjar dirimu dengan penghargaan yang bermakna. Karena kalau bukan kamu yang mencintai diri sendiri, lalu siapa lagi?

  1. Kamu berhak menikmati jerih payahmu untuk bersenang-senang

Luangkan waktu untuk menikmati me time. Kamu bebas menggunakan waktu tersebut untuk bersenang-senang. Ambil cuti dan siapkan rencana liburan. Pergi ke tempat impian yang sudah kamu idamkan. Kamu berhak menikmati jerih payahmu untuk menyenangkan diri sendiri.

Tapi tenang saja, memberikan self reward tak selalu harus traveling, kok. Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan seperti movie marathon atau tidur seharian di rumah tanpa ada yang mengganggu. Asalkan dirimu senang, maka lakukan saja.

  1. Sebagai motivasi supaya kamu jadi lebih baik lagi

Self reward akan menjadi suntikan penyemangat untukmu. Kamu akan semakin termotivasi untuk terus memberikan yang terbaik. Ketika berhasil mencapai target yang sudah ditetapkan, berikan self reward untuk dirimu. Dengan begitu, kamu jadi semakin produktif dan jiwa kompetitifmu terus menyala.

  1. Self reward sangat ampuh untuk melepaskan penat dan stres

Self reward adalah obat paling ampuh untuk melepaskan penat dan stres, lho. Kamu jadi semangat lagi setelah memanjakan diri. Setelahnya, kamu siap memulai aktivitas dengan pikiran yang lebih segar.

Lalu, kamu pun bisa menularkan energi positif ke semua orang. Segalanya akan terasa lebih mudah ketika kamu bisa menghargai diri sendiri.

Self reward adalah langkah kecil untuk membuatmu bahagia dengan cara yang positif. Jadi, jangan lupa untuk mencintai hidupmu, ya.

Tapi ingat ya, jangan sampai self reward ini menjadikan kamu bersifat konsumtif. Karena beberapa orang yang aku lihat self reward menjadi salah arti, mereka mengonsumsi dan membeli barang atau jasa secara berlebihan, namun berkedok self reward padahal hal itu sering dilakukan hal inilah yang menimbulkan pemborosan.

 

Apabila keinginan untuk mendapatkan kebahagiaan ini berlebihan maka akan mengakibatkan timbulnya gaya Hedonisme. Dilansir dari opini.id terbentuknya perilaku Konsumtif. Jeremy Bentham menegaskan hedonisme psikologis dan etis dengan dua kalimat pertama dari bukunya An Introduction to the Principles of Morals and Legislation : “Alam telah menempatkan umat manusia di bawah pemerintahan dua tuan yang berdaulat, rasa sakit , dan kesenangan.

 

Mereka sendirilah yang menunjukkan apa yang harus kita lakukan, serta untuk menentukan apa yang akan kita lakukan”. Klaim Bentham, bahwa rasa sakit dan kesenangan menentukan apa yang kita lakukan membuatnya menjadi seorang hedonis psikologis, dan lebih khusus lagi seorang hedonis tentang penentuan tindakan. Jadi, apabila pemberian self reward secara berlebihan akan berakibat kepada gaya hedonisme, yang merupakan pemicu munculnya perilaku Konsumtif. Intinya, Jika semakin tinggi gaya Hedonisme seseorang maka akan tinggi pula perilaku konsumtifnya.

Mengkonsumsi secara berlebihan dengan dalih self reward, akan berdampak kepada pemborosan tanpa memikirkan kebutuhan yang akan datang. Salah satu cara agar tidak terjadinya perilaku konsumtif, akibat pemberian self reward secara terus menerus adalah dengan Kontrol diri. Santrock (2011) yang mengemukakan bahwa individu yang dapat mengontrol diri akan dapat menyesuaikan dirinya dengan lingkungan sosial. Gottfredson dan Hirschi (dalam Sabir, 2007) juga menyatakan bahwa individu yang memiliki kontrol diri yang rendah cenderung bersifat implusif, tidak peka, bahkan bisa terlibat dalam tindakan kriminal.

Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk malakukan seld reward menurut glints.com :

  1. Relevansi

Pastikan penghargaan yang diberikan pada dirimu sendiri relevan dan tidak bertolak belakang dengan tujuanmu. Misalnya, kamu memiliki tujuan untuk menghemat lebih banyak uang hasil gaji. Kalau begitu, jangan memberi self reward dengan membeli barang mahal meskipun kamu sangat menginginkannya.Pasalnya, dengan begitu, justru kamu akan semakin boros setiap menerima gaji.

  1. Batasi diri

 Berdasarkan poin sebelumnya, bukan berarti kamu tidak boleh membeli barang apa pun. Tentunya kamu tetap bisa membelikan dirimu sesuatu yang disukai. Akan tetapi, batasi diri, misalnya dengan menetapkan budget. Jangan sampai, misalnya, malah berutang atau menambah cicilan karena membeli barang tersebut.

  1. Cari rewardyang memotivasi

 Karena tujuan self reward umumnya adalah untuk meningkatkan semangat, tentu penting untuk memilih sesuatu yang membuatmu termotivasi.

  1. Mudah didapat

 Reward yang diberikan baiknya mudah didapat. Idealnya, self reward cepat diberikan setelah kamu mencapai suatu tujuan yang sudah ditetapkan. Sebab, dengan begitu, kamu bisa mensugesti otak dan meyakinkan diri bahwa kamu telah mendapat penghargaan atau hadiah setelah apa yang diraih.

You may also like

Leave a Comment