OPINI – Stop Overthinking, Kesehatan Mental dan Fisik lebih berharga

by Anisa Mahiswari

SiswaIndonesia.com, Malang – Pernahkah kamu memikirkan sesuatu hal dengan berlebihan? Sikap ini biasa disebut dengan overthinking. Menurut alodokter.com Overthinking adalah istilah untuk perilaku memikirkan segala sesuatu secara berlebihan. Hal ini bisa dipicu oleh adanya kekhawatiran akan suatu hal, mulai dari masalah sepele dalam kehidupan sehari-hari, masalah besar, hingga trauma di masa lalu, yang membuat kamu tidak bisa berhenti memikirkannya.

Menghilangkan overthinking menjadi salah satu hal yang cukup sulit untuk dihilangkan. Karena perasaan cemas dan khawatir yang terlalu besar memicu timbulnya overthinking. Kadang permasalahan yang sebenarnya tidak perlu dipikirkan muncul begitu saja. Sehingga pikiran yang hinggap di kepala bisa menjadi bermacam-macam dancomplex. Mulai dari suatu kejadian yang sudah terjadi, yang sedang terjadi bahkan yang belum terjadi sudah masuk didalam pikiran . Ini semua tejadi akibat ada perasaan cemas,khawatir, atau sakit hati karena suatu kejadian yang telah terjadi dalam diri kamu.

Dari pengalamanku, saat overthinking jadi susah tidur dan susah mengatur emosi. Yang pada akhirnya aku harus bisa mengalihkan perasaan itu agar tidak terlalu larut dalam pikiran yang berlebihan. Hal yang biasanya aku lakukan saat overthingking  dengan bermain hp, menaruh hp, dan bermain hp lagi. Tapi kadang sialnya setelah bermain hp malah menambah ke-overthinkinganakibat melihat postingan atau berita yang kurang pas di hati. Mungkin diantara kalian ada yang seperti aku? Sepertinya memang harus mengalihkan dengan kegiatan yang lebih positif ya? Tapi sedihnya jika overthinking hinggap di malam hari, karena susah melakukan suatu aktivitas.

Menurutku overthinking bisa jadi kebiasaan yang buruk buat diri sendiri jika terus dibiarkan, karena cukup mengganggu aktivitas sehari-hari, merusak mood dan menjadi lebih emosional. Tidak hanya itu saja, jika overthinking terjadi ketika malam hari cukup menggangu istirahat padahal besok pagi banyak aktivitas dan pekerjaan yang menanti. Jika kurang istirahat alhasil akan merusak mood kamu dan pastinya badan kurang fresh untuk menghadapi hari hal ini tentu berdampak dengan menurunnya produktivitas kamu.

Tapi tenang saja, kamu tidak menghadapi ini sendirian. Karena sudah banyak orang yang menjadi korban dari perasaan overthinking. Overthinking sudah menjadi hal umum yang terjadi pada manusia, karena kita memiliki perasaan dan juga pikiran. “No one breaks your heart more than you do by overthinking every little thing”.

Melansir dari Detikhealth.com,Badan Kesehatan Dunia atau WHO dalam satu penelitiannya menyebut setiap 40 detik, ada satu orang di seluruh dunia meninggal akibat bunuh diri. Di Indonesia sendiri, angka kecenderungan depresi dan gangguan mental di penduduk usia 15 tahun keatas meningkat dari 6 persen di tahun 2013 menjadi 9,8 persen di 2018. Angka ini terus bertambah seiring berjalannya waktu sertakemunculan stigma yang disandingkan dengan mereka yang mengalami gangguan kesehatan mental. Apalagi pada usia remaja, masalah kesehatan mental kerap kali dikaitkan dengan kesetanan, kesurupan, hanya mencari perhatian, galau dan labil.

Menurut psikolog klinis dari Personal Growth, Veronica Adesla. “Pengabaian terhadap kerentanan ini dari orang tua atau keluarga, dengan sikap meremehkan atau menilai akan bisa dilalui oleh remaja akan semakin membuat mereka berpotensi mengalami gangguan mental,”

Tapi sebenarnya overthinking bukan merupakan suatu gangguan, overthinking merupakan perilaku yang akan dilakukan berulang kali. Yang pada akhirnya akan berubah menjadi suatu kebiasaan yang terekam di alam bawah sadar kita. Hal ini tentu menjadi perilaku yang buruk terutama untuk kesehatan mental. Maka dari itu kita harus bisa mengatasi overthinking tersebut. Dikutip dari artikel kumparan.com, Psychology Today mengatakan, Penelitian telah membuktikan bahwa kebiasaan memikirkan kekurangan, kesalahan, dan masalah meningkatkan risiko masalah kesehatan mental. Orang yang suka memikirkan sesuatu dengan berlebihan juga gampang terkena tekanan emosi serius.

Sebuah penelitian mengatakan wanita lebih sering mengidap overthinking dibanding laki-laki. Tingginya angka overthinking pada wanita terjadi karena berbagai sebab, mulai dari faktor biologis hingga sosial budaya. Tetapi dengan pengalaman overthinking yang pernah aku alami, saat menemukan masalah jadi lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan dan lebih membantu memahami situasi dari berbagai sudut pandang.

Maka dari itu, lebih baik  mencegah kemungkinan tersebut dengan kurangi overthinking dari dalam diri selagi kita sebagai remaja masih dapat memikirkan hal-hal positif yang tidak membebankan pikiran serta menjadi remaja aktif yang ceria.

Overthinking tentu dapat membuat seseorang terjebak didalam suatu tempat, jangan sampai perasaan ini hinggap dan berlarut didalam dirimu. Melansir artikel dari gramedia.com, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan agar terhindar dari overthinking :

  1. Beribadah Kepada Tuhan Yang Maha Esa

Salah satu cara yang tepat adalah mendekatkan diri ke Tuhan karena dengan kau pasrah kepada-Nya, maka segala kesulitan yang sedang dialami akan dicarikan solusinya melalui cara terbaik Tuhan untuk meringankan beban pikiranmu. Beribadah juga bisa membuat hidup terasa tenang karena akan selalu ada solusi dari setiap ujian yang kau hadapi.

  1. Cari aktivitas yang membuatmu Bahagia

Alihkan perhatian dengan cara melakukan aktivitas baru. Melakukan sesuatu yang disukai seperti menjadikan hobi sebagai kegiatan rutinitas mu yang wajib ada di dalam hari-harimu dapat membuat hati senang sekaligus mengalihkan sikap overthinking. Melakukan aktivitas yang termasuk di dalam hobimu juga bisa menjadi salah satu cara untuk lebih menikmati hidup. Bagi yang hobi bermain musik, ini bisa menghilangkan overthinking sekaligus menenangkan pikiran.

  1. Melihat segala sesuatu dengan sudut pandang yang lebih luas

Seringkali seseorang dengan perilaku overthinking terlalu fokus memperhatikan satu hal kecil. Apalagi, hal kecil ini adalah sesuatu masa lalu yang telah kusam di makan waktu dan tidak bisa diubah lagi. Jika itu bukan hal yang penting untuk masa depan, maka hentikan memikirkan hal tersebut. Jika masih bisa diperbaiki di kesempatan selanjutnya, maka fokuslah pada cara menyelesaikan masalah. Jangan biarkan hal-hal kecil mengganggu pikiran dan menghambat aktivitas sehari-hari.

  1. Membantu orang yang membutuhkan

Jika bermeditasi atau mengatur nafas tetap gagal mengatasi overthinking, maka coba membantu orang lain yang sedang kesusahan akan membuat merasa lebih bersyukur dengan melihat kondisi atau kehidupan orang yang kau bantu. Membantu orang lain dapat mengalihkan overthinking dan lebih produktif beraktivitas. Menyadari kita bisa meringankan beban orang lain dapat menghilangkan pikiran negatif dalam diri dan bila terus dilakukan akan berdampak baik bagimu di suatu hari bila kamu membutuhkan pertolongan dari orang lain.

  1. Segera Ambil Tindakan

Terlalu lama terjebak dalam pikiran diri sendiri adalah hal yang buruk. Salah satu cara mengatasi overthinking adalah segera ambil tindakan paling cepat untuk menghadapi masalah. Masalah besar dengan tingkat kerumitan yang tinggi, tidak akan selesai jika tidak berusaha dikupas satu persatu. Cara mengatasi overthinking ini bisa melatih sikap berani mencoba hal baru yang selama ini mungkin hanya ada di pikiran saja.

  1. Self reward

Solusi mengatasi overthinking ini juga layak untuk dicoba. Buat daftar atau ingat kembali setiap kegigihan dalam bertekad untuk selalu berusaha secara maksimal dan patut berbanggalah kamu dengan kesuksesan yang telah dilakukan selama beberapa hari hingga satu pekan. Tidak harus hal besar, pujilah usaha diri sendiri pada pencapaian-pencapaian kecil dan sederhana yang berhasil dilewati. Sikap tersebut dapat membantu menenangkan pikiran dan meredakan overthinking.

  1. Menghadapi semua dengan keberanian

Tak perlu takut akan masalah yang sedang kau upayakan untuk diselesaikan karena semua orang juga pernah mengalami hal yang sama hanya berbeda ujian yang diberikan. yang dapat dicoba adalah Seringkali, sikap overthinking membuat seseorang terlalu menyalahkan diri sendiri. Sadari bahwa beberapa hal dalam hidup bisa terjadi di luar kendali kita. Coba hadapi hilangkanlah rasa ketakutan dengan pikiran yang lebih tenang dan fokus menyelesaikan masalahnya. Sikap ini dapat melatih diri untuk menerima kenyataan.

  1. Minta bantuan kepada orang lain

Selain itu, minta bantuan orang lain juga dapat bisa dicoba untuk mengatasi overthinking. Perilaku overthinking sering membuat seseorang merasa terbebani sendiri dan terjebak di satu tempat tanpa sadar ada orang lain yang bisa meringankan beban yang disimpan sendiri. Tidak semua masalah harus dilewati sendiri, percayalah kamu butuh bantuan orang lain juga. Meminta bantuan pada orang lain dapat memberikan cara pandang baru, mengurai pikiran yang rumit, dan bahkan menyelesaikan masalah tersebut. Misalnya curhat ke orang tua, sahabat bila perlu dikonsultasikan kepada ahli kejiwaan mereka akan membuat cara khusus agar kamu sembuh dari overthinking.

Setelah membaca artikel diatas, ini saatnya kamu beraksi. Lakukan apa yang kamu bisa. Tetap focus dan kejarlah impian yang ingin kamu raih. Jangan sampai menyesal karena kamu tidak melakukan keinginanmu itu. Hilangkan dan jauhkan diri sendiri dari overthinking karena bisa menghambat semangat dan cita-citamu. Selalu tanamkan pikiran positif dan berpikirlah sewajarnya saja.

You may also like

Leave a Comment