Mengenal Lebih dalam Sosok Rizky Pendiri Lembaga Bimbingan Belajar

by Siti Nurul Hikmah

Siswaindonesia.com, Malang – Di tengah perkembangan zaman yang semakin pesat, semakin beragam pula layanan bimbingan belajar. Mulai dari bimbingan belajar secara offlinemaupun online siswa bebas menentukan pilihan sesuai dengan kemampuannya. Lalu bagaimana dengan siswa yang tidak punya pilihan karena keterbatasan biaya?

Jika anda merasa sulit menemukan orang baik, maka jadilah orang baik tersebut. Mungkin hal tersebut yang mendasari Novita Rizki Yustiani, mahasiswi prodi Pendidikan Matematika Universitas Negeri Malang. Risky yang saat ini masih berstatus mahasiswi aktif, nekat mendirikan Lembaga Bimbingan Belajar sendiri. Berbeda dari Lembaga bimbingan belajar (bimbel) pada umumnya, bimbel milik Rizki ini tidak mematok biaya paten, sesuai dengan Namanya “Bimbel Bayar Seikhlasnya”, Rizki benar-benar tidak memberi batasan minimum kepada murid didiknya. Mereka bebas membayar sesusai dengan kemampuan masing masing.

Sistemnya pun berbeda dari kebanyakan bimbel pada umumnya, jika Lembaga Bimbingan Belajar (LBB) lainya dibayar perbulan, LBB milik Rizki ini dibayar saat pertemuan saja. Setelah proses belajar, muridnya membayar seikhlasnya dan dimasukan ke dalam kotak infaq. Jika ada yang berhalangan hadir, maka tidak perlu membayar. Harapannya agar mereka para murid, tidak sia-sia membayar ketika sedang berhalangan hadir.

Alasan Riski mendirikan bimbel ini adalah bentuk keprihatinannya kepada anak-anak yang kurang beruntung. Menurutnya, sekolah online tidak mudah, pasti banyak siswa yang merasa kewalahan untuk memahami pelajaran yang diajarkan secara daring (dalam jaringan). Mudah saja bagi anak anak yang memiliki privilege, bebas menentukan LBB mana yang dimau. Namun yang menjadi perhatian Rizki adalah anak-anak yang memiliki keterbatasan. Baginya hak belajar adalah milik bersama, bukan hanya milik dia yang mampu saja. Ditambah lagi, dukungan dari kedua orang tua Rizki, yang selalu memberikan motifasi untuk melakukan hal baik ini. Kemurahan hati Rizki tidak berhenti pada program bayar seikhlasnya saja, namun ia juga menyisihkan pendapatan dari bimbel untuk didonasikan untuk para korban Palestina melalui Organisasi ACT Malang (Aksi Cepat Tanggap).

“Saya tidak pernah takut rugi dengan program seikhlasnya ini, bagi saya hal ini malah membuka pintu risky saya semakin lebar. Tenang saja, rizki sudah Allah yang mengatur” tutur Rizki kepada tim SiswaIndonesia.com pada Minggu, 13 Juni 2021 di rumah serta tempat bimbel miliknya.

Suasana belajar di tempat Bimbel milik Rizky

Berawal dari cita-cita saat kecil ingin menjadi guru, Rizki mewujudkanya di umur yang masih terbilang muda yaitu 22 tahun. Meski saat ini ia belum benar-benar menjadi guru di sekolah, namun Rizki hebat bisa mendirikan Lembaga Bimbel di umurnya yang sekarang ini. Selain menjadi pengajar di tempat bimbel miliknya, ia yang masih berstatus mahasiswa aktif ini juga menjadi pengajar di tempat bimbel lain, yaitu Primagama. Jelas bukan hal yang mudah untuk membagi waktu, namun Rizki tidak pernah merasa keberatan.

Berdiri diawal tahun 2021, tepatnya bulan januari, saat ini ia sudah memiliki sekitar 10 murid didik, serta 6 tutor pengajar aktif. Meski saat ini hanya melayani bimbel untuk jenjang Pendidikan SMP, SMA, SBMPTN, SBMPN, Mandiri PTN maupun PTS, Rizki sedang menyiapkan untuk jenjang Pendidikan Sekolah Dasar (SD). Hal tersebut, dorongan dari masyarakat sekitar. Harapannya, untuk jenjang SD sudah bisa dibuka saat tahun ajaran baru nanti.

“Tentornya ramah, ngajarnya juga enak dan santai. Tempat belajar nyaman, bisa juga bantu ngerjain tugas sekolah sampai dapet nilai bagus. Seneng deh belajar disini”, ujar Rheiza salah satu siswa didik kelas 8 SMP Negeri 21 Malang.

Ada suatu hal yang membuat Rizki terharu serta semangat adalah, ketika murid didik bimbelnya datang dari luar kota, yaitu Madura. Karena saat ini sekolah dilakukan secara daring, ia nekat datang ke Malang untuk bekerja, ditengah kesibukanya ia memilih untuk mengikuti bimbel di tempat milik Rizki. Selain itu, ada juga yang datang jauh-jauh dari Karangploso, padahal bimbel milik Rizki ada di daerah Sawojajar. Hal sederhana tersebut membuat Rizki semakin semangat untuk mengembangkan bimbel miliknya. Harapannya ia dapat membuka cabang di beberapa tempat lagi. Karena ia senang membantu anak anak, serta percaya bahawa hal baik yang dilakukannya saat ini bermanfaat bagi banyak orang. (hkmh)

Penulis            : Siti Nurul Hikmah

Editor              : Anisa Mahiswari

You may also like

1 comment

BIMBEL RIZKI BAYAR SEIKHLASNYA June 14, 2021 - 12:06 am

Terima kasih kepada penulis, editor, dan tim siswaindonesia.com
Semoga sukses selalu
~ Bimbel Rizki Bayar Seikhlasnya Malang

Reply

Leave a Comment