Membentuk Karakter Siswa SMAN 10 Malang Lewat SIDIKA

by admin

Para peserta yang sedang serius dalam kegiatan pre tes yang merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan SIDIKA hari Sabtu (8/12) (Alvin/siswaindonesia)

SiswaIndonesia.id, Malang – Orientasi Pendidikan Kepramukaan (SIDIKA) merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan oleh SMAN 10 Malang. Sama halnya dengan tahun-tahun lalu, Sabtu (8/12) kegiatan orientasi tersebut dikemas dalam bentuk PERSAMI (Perkemahan Sabtu Minggu). Kegiatan Persami dilaksanakan di Lapangan Basket SMAN 10 Malang.

Tujuan SIDIKA ini diadakan adalah untuk membentuk karakter para siswa. Kegiatan ini sendiri ditujukan untuk seluruh siswa kelas XII yang berjumlah 304 siswa. Tidak seperti sekolah lain yang umumnya menyelenggarakan orientasi pendidikan kepramukaan di awal masuk siswa baru, di SMAN 10 kegiatan ini justru dilaksanakan di akhir semester sebelum para siswa melewati ujian nasional.

Sama seperti namanya, Persami ini dilaksanakan selama dua hari yaitu Sabtu dan Minggu. Tidak seperti Persami pada umumnya yang dilakukan diluar sekolah dengan membangun tenda, namun Persami ini dilakukan di area sekolah. Begitupun nantinya para siswa akan menggunakan ruang kelas sebagai tempat tidur mereka meggantikan keberadaan tenda.

“Persami kali ini memang kita lakukan di area sekolah saja, karena untuk meminimalisir resiko hujan serta untuk efektifitas waktu, karena setiap siswa belum tentu paham dengan kegiatan membangun tenda dan lain sebagainya,” terang Robby Alexsander selaku pembina kegiatan orientasi pendidikan kepramukaan SMAN 10.

Selain itu, berbagai macam kegiatan untuk orientasi ini sudah disusun rapi oleh para panitia yang berasal dari  KWARCAB (Kwartir Cabang) Kota Malang yang memang sudah diamanahi oleh pihak sekolah untuk menangani SIDIKA 2018 ini. Diantaranya penyajian beberapa materi yang dirasa penting bagi para siswa, seperti menghadapi hoax dan materi tentang problem solving. Hingga bermacam permainan yang menguji kekompakan serta mengasah ketangkasan berfikir para peserta. Untuk acara malam puncaknya yaitu kegiatan malam keakraban, akan dilakukan kegiatan api unggun serta pensi yang menampilkan penampilan seni dari peserta.

“Manfaatnya lebih melatih kekompakan, untuk refreshing juga,  sebagai momen kegiatan terakhir bersama teman-teman yang lain sebelum akhirnya nanti kami sibuk menghadapi ujian nasional dan kelulusan,” ujar Okta, salah satu peserta sekaligus siswa kelas XII SMAN 10 Malang.

“Kami hanya ingin menjadi bagian dari proses dalam kehidupan mereka, karena pada akhirnya biarlah tangan-tangan mereka yang bekerja, dan otak-otak mereka sendirilah yang menuntun mereka menjadi apa yang mereka mau.” harap Robby Alexsander. (krn)

Penulis        : Risky Karina Putri

Editor           : Nada Nabila

 

 

You may also like

Leave a Comment