Mau Kopi, Tongkrongan Asik Milik SMK Negeri 4 Malang

by Anisa Mahiswari

SiswaIndonesia.com, Malang –Menjamurnya tempat nongkrong untuk anak muda, seperti cafe dan resto di kota Malang menjadi tantangan baru bagi para pengusaha di bidang kuliner. Pasalnya saat ini para pendatang baru yang  mulai menjalankan bisnis di bidang kuliner banyak membuat inovasi-inovasi yang membuat usaha kuliner semakin beragam. Minum kopi yang saat ini menjadi trend, menjadi salah satu faktor utama lahirnya cafe dan resto baru.

Munculnya kebiasaan minum kopi terlebih pada anak muda menjadi inspirasi SMK Negeri 4 Malang untuk membangun sebuah brand yang bernama “Mau Kopi”. Dikembangkan oleh Widha Ayurima Merdika, mau kopi yang melakukan grand opening Kamis (27/5) lalu kini mulai dikenal masyarakat. “Saya diberi mandat oleh bapak kepala sekolah pak Wadib Su’udi untuk mengembangkan dan mengelola cafe dibawah naungan BLUD dimana ini unit usaha sekolah bukan unit produksi jurusan,” ucap Widha.

Dilansir dari smk.kemdikbud.go.id/ BLUD sendiri adalah badan layanan umum daerah, sekarang sudah cukup banyak produk siswa SMK yang hebat. Selain itu juga banyak yang berpotensi dipatenkan dan diproduksi massal, sehingga BLUD cocok diterapkan di SMK teaching factory. SMK yang baik untuk diubah menjadi BLUD itu salah satu persyaratannya sudah memiliki workshop atau bengkel (teaching factory).Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan, melalui BLUD maka teaching factory SMK akan melatih siswa untuk dapat melakukan proses produksi selayaknya industri. Inovasi yang diciptakan para pelajar SMK ini tidak hanya menjadi pajangan praktik saja namun produk yang mampu dipasarkan sesuai standar industri.

Nama “Mau Kopi” sendiri memiliki filosofi apabila SMK Negeri 4 malang ingin membuka usaha lain maka harus mau merealisasikannya dan mau berkembang. “Sudah lama bapak kepala sekolah melihat  dan mempelajari perkembangan usaha khususnya di bidang kuliner, apalagi pada saat pandemi seperti ini bisnis yang tetap berjalan dengan baik yaitu kuliner karena tetap eksis dan tetap berputar,” tambahnya. Bidang usaha di SMK Negeri 4 Malang sendiri sudah beragam sehingga keinginan dari kepala sekolah adalah setiap adanya kegiatan atau event, semua fasilitas dan kebutuhan bisa berputar dari unit-unit sekolah yang ada tanpa harus mengambil dari luar.

suasana dalam ruangan “Mau Kopi” cafe

Dengan memanfaatkan ruangan kosong disekolah, ruangan tersebut disulap menjadi cafe yang luas dan nyaman untuk dijadikan tempat nongkrong, berbincang, berkumpul bersama teman dan mengerjakan tugas. Bagian depan “Mau Kopi” mengadopsi konsep open bar. Dengan begitu, para pelanggan dapat menyaksikan para barista dengan lincah meracik kopi. Selain kopi, ada pula berbagi minuman ala Barat non-alkohol. Untuk makanan, menu tradisional sampai barat juga tersedia di sini. Dengan waktu yang cukup singkat untuk persiapannya saat ini “Mau Kopi” sudah berkembang dengan baik. Menu makanan dan minuman yang ditawarkan juga cukup menarik dan ramah dikantong, semua resep yang disajikan juga merupakan hasil olahan sendiri. “untuk menu yang paling best seller ada es kopi susu dan mie,” ucap rosita dewi staff cafe mau kopi.

Bagi kalian para penggemar nongkrong sambil menikmati kopi, “Mau kopi” menjadi salah satu alternatif yang cocok untuk dikunjungi. Untuk  jam operasional cafe buka mulai pukul 11.00 – 22.00 setiap hari Senin –  Sabtu. Kalian bisa menikmati kopi dengan tenang dan nyaman di “Mau Kopi”. Bagi komunitas atau kalian yang ingin mengadakan event, “Mau kopi” juga menyediakan tempat serta hidangan untuk acara kalian.“Warga SMK Negeri 4 sangat antusis dengan adanya cafe ini, terlebih dengan alumni yang hadir saat grand opening kemarin sangat senang dengan hadirnya cafe. Karyawannya pun juga kami mengambil dari alumni,” ucap Widha.

Dengan memanfaatkan media sosial dan warga SMK Negeri 4 Malang, “Mau Kopi” terus melakukan promosi agar dikenal masyarakat. “Harapan kedepannya semoga mau kopi semakin naik daun dan dikenal masyarakat serta dapat berkembang terus,” Tutup Rosita Dewi. Tak lupa, Protokol Kesehatan dan kebersihan cafe juga diterapkan di “Mau Kopi” agar pelanggan tetap merasa nyaman dan aman selama bersantai di “Mau Kopi”.(ans)

 

Penulis             : Anisa Mahiswari

Editor              : Siti Nurul Hikmah

You may also like

Leave a Comment