Jabatan yang ada di Universitas, Mahasiswa Wajib Tahu!

by Anisa Mahiswari

SiswaIndonesia.com, Malang  – Setiap universitas pasri memiliki organisasi. Didalam organisasi tentu memiliki jabatan-jabatan yang diisi setiap bidangnya. Mengapa mahasiswa wajib mengetahui jabatan ini? Agar nantinya saat kamu ingin mengurus hal-hal yang berhubungan dengan perkuliahan atau mengurus sesuatu kamu tidak kebingungan dan tau apa yang harus dilakukan. Malu kan, mau minta tanda tangan ketua jurusan tapi tidak tahu jabatannya atau mau bertemu rektor malah salah alamat. Maka dari itu kamu bisa simak baik-baik artikel ini supaya kamu tidak sampai tersesat ya.

  1. Rektor

Rektor merupakan pimpinan yang ada di sebuah lembaga perguruan tinggi. Dalam melaksanakan tugas, seorang rektor berada pada lembaga rektorat. Rektor dibantu staff-staffnya dalam melaksanakan tugas. Tugas rektor sendiri yaitu memimpin lembaga perguruan tinggi agar mampu mencapai visi yang ditetapkan.

  1. Dekan

Dekan adalah seseorang yang memipin sebuah fakultas didalam perguruan tinggi. Jadi setiap fakultas yang ada di perguruan tinggi pasti memiliki dekan. Dekan adalah pemimpin administratif sekaligus pemimpin tertinggi di fakultas.

  1. Kajur (Ketua Jurusan)

Untuk kajur sendiri merupakan seseorang yang memimpin sebuah jurusan. Kajur bertanggung jawab atas berbagai hal yang terjadi pada sebuah jurusan atau program studi.

  1. Kaprodi ( Ketua Program Studi)

Kaprodi sendiri adalah pimpinan tertinggi dalam struktur program studi. Kaprodi memiliki tanggung jawab untuk penyelenggaraan program studi yang dipimpinnya. Untuk membedakan jurusan dan program studi sudah kami bahas pada artikel sebelumnya.

  1. Kadep (Ketua Departemen)

Memiliki tugas untuk memimpin tenaga pendidik dan tenaga kependidikan dalam menjalankan tugasnya melayani mahasiswa. Kadep sendiri memiliki tugas khusus dalam penyediaan fasilitas perkuliahan, praktikum, dan tugas akhir.

  1. Senat Akademik

Senat akademik merupakan badan normatif tertinggi pada perguruan tinggi dalam bidang akademik yang terdiri dari Rektor, Dekan Fakultas, Guru Besar, Wakil Dosen Non Guru Besar yang dipilih melalui pemilihan, serta unsur lain yang ditetapkan oleh Senat Akademik.

  1. DPM/BPM/MPM/DEMA
  • DPM adalah Dewan Perwakilan Mahasiswa.
  • BPM adalah Badan Perwakilan Mahasiswa.
  • MPM adalah Majelis Permusyawaratan Mahasiswa
  • DEMA adalah Dewan Mahasiswa

Untuk Fungsinya sendiri, dalam skala nasional, DPM dan sejenisnya bisa di ibaratkan seperti DPR. Sama-sama bertugas mengevaluasi, menerapkan, dan menyesuaikan peraturan-peraturan kemahasiswaan. Peraturan itu yang nantinya akan menjadi landasan BEM dan organisasi mahasiswa untuk membuat kegiatan

  1. Guru Besar

Guru besar merupakan jabatan fungsional tertinggi bagi dosen yang masih mengajar di lingkungan satuan pendidikan tinggi. Guru besar ini memiliki peran dalam memajukan institusi khususnya perguruan tinggi baik dalam pokok maupun fungsinya.

  1. Dosen wali

Dosen wali sama dengan wali kelas saat kamu sekolah, dosen wali memiliki tugas yang mirip dengan wali kelas. Beliaulah yang menjaga mahasiswa perwaliannya supaya gak di DO, gak ketinggalan SKS, dan pada akhirnya lulus tepat waktu dengan hasil memuaskan.

Ketika memulai semester, kamu butuh persetujuan dosen wali sebelum akhirnya KRS kamu disetujui universitas.

  1. Asdos (Asisten Dosen)

Tugasnya membantu dosen menjalankan perkuliahan. Seperti menggantikan  dosen ketika beliau tidak masuk hingga membantu riset. Asdos biasanya merupakan mahasiswa atau fresh graduate\\

  1. Kabem

Kabem adalah singkatan dari Ketua BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa). BEM merupakan organisasi mahasiswa intra kampus yang biasanya terdapat dalam tiap fakultas dan universitas.

12. Kahim

Kahim adalah singkatan dari Ketua Himpunan Mahasiswa. Kahim memiliki tugas untuk bertanggung jawab atas organisasi yang ada di internal maupun eksternal kampus, biasanya pada jurusan.

sumber : sevima.com

You may also like

Leave a Comment