Insecure Wajar, Tapi Jangan Terlalu Lama ya

by Anisa Mahiswari

SiswaIndonesia.com, Malang – Masa remaja merupakan masa dimana seseorang mencari jati diri dan nilai dalam dirinya karena masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Mengapa demikian? Karena saat kamu masih anak-anak, pendidikan dasar dan banyak hal-hal yang baru saja dipelajari. Peran orang tua dan lingkungan sekitar di masa anak-anak sangatlah penting, sebab memberikan dampak yang besar terhadap tumbuh kembang anak.

Sangat berbanding terbalik saat kamu dewasa, sebab masa dewasa merupakan fase dimana kamu diharuskan untuk memilih jalan hidup yang akan dilalui, dimana secara mental dan fisik sudah dianggap matang. Tidak hanya pola pikir dan tingkah laku saja yang berubah saat kamu dewasa, tetapi secara fisik pertumbuhan dan perubahan itu juga terlihat.

Pada masa remaja, tidak semua orang dapat mengenali dan menghadapi perubahan yang terjadi. Sehingga seringkali banyak remaja terjerumus terhadap sesuatu hal yang kurang baik. Banyaknya perubahan mulai dari pola pikir, tingkah laku hingga fisik membuat sebagian remaja belum bisa mengontrol perasaan yang timbul dan mengatur tingkah laku yang mereka tunjukkan. Maka hal ini perlu pendampingan ekstra oleh guru dan juga orang tua agar remaja tidak sampai salah jalan.

Baru-baru ini banyak sekali bermunculan fenomena baru yang hadir dan cukup mempengaruhi pola pikir serta tingkah laku para remaja terutama setelah hadirnya social media dalam kehidupan, mudahnya dalam mengunggah dan menyebarkan informasi apapun di laman pribadi media social seperti suasana hati, tempat yang mereka sukai, hobi, minat dan lain-lain. Sebagian orang menganggap hanya ingin membagikan hal positif namun terkdang ada juga yang berpikir sebaliknya. Hal inilah yang membuat permasalahan yang terjadi pada masa remaja begitu kompleks dibanding sebelumnya.

Inilah yang membuat social media memilik dampak yang besar terhadapa rasainsecuredan kepercayaan diri pada remaja di zaman ini, karena banyak remaja sering membandingkan kehidupan mereka dengan kehidupan orang lain yang lebih sempurna. Karena pikiran yang kurang baik inilah yang pada akhirnya membuat seseorang merasa insecure. Lalu apasih sebenarnya insecureitu? Merangkum dari alodokter.com

Insecure adalah perasaan cemas, tidak mampu, dan kurang percaya diri yang membuat seseorang merasa tidak aman. Akibatnya, seseorang yang insecure bisa saja merasa cemburu, selalu menanyakan pendapat orang lain tentang dirinya, atau justru berusaha memamerkan kelebihannya.

Sesekali merasakan insecure atau cemas memang wajar saja, namun jika perasaan ini terus menghantuimu dan menggangu kegiatan sehari-hari maka hal ini harus diwaspadai ya. karena perasaan insecure yang berlabihan dapat mengganggu pola pikir dan mentalmu.

Dilansir dari fp.untar.ac.id, Menurut psikolog klinis Melanie Greenberg, Ph.D., terdapat 3 penyebab umum seseorang merasa insecure, yaitu:

  1. Pertama, insecure karena kegagalan atau penolakan yang terjadi baru-baru ini. Berdasarkan penelitian tentang kebahagiaan, peristiwa yang baru terjadi sangat mempengaruhi suasana hati dan perasaan kita tentang diri kita sendiri. Karena ketidakbahagiaan berdampak pada self-esteem, kegagalan dan penolakan dapat berdampak dua kali lipat pada ketidakpercayaan diri.
  2. Kedua, insecurekarena mengalami kecemasan sosial. Rasa takut dievaluasi orang lain dapat menyebabkan rasa cemas yang pada akhirnya membuat mereka menghindari situasi sosial karena merasa tidak nyaman. Jenis insecure ini umumnya didasarkan pada kepercayaan yang menyimpang tentang harga diri mereka.
  3. Ketiga, insecure yang didorong oleh perfeksionisme. Beberapa orang memiliki standar yang sangat tinggi dalam segala hal yang mereka lakukan. Sayangnya, hidup tidak selalu menjadi seperti yang diinginkan. Jika terus-menerus kecewa dan menyalahkan diri sendiri karena menjadi sesuatu yang kurang sempurna, maka akan timbul perasaan tidak nyaman dan tidak layak.

Banyak orang yang tidak menyadari bahwa ia mengalami insecure, sebaiknya kenali tanda-tanda yang terjadi ketika kamu mengalami insecure, yaitu :

  1. Selalu berpikir negative tentang diri sendiri

Ketika kamu merasa insecure, kepercayaan diri akan menurun. Sehingga kamu akan merasa rendah diri. Sebaiknya kenali dan cintai dirimu sendiri. Berpikirlah positif dan terus mengasah kemampuan yang kamu miliki.

  1. Tetap berada di zona nyaman

Seseorang akan cenderung merasa aman dan nyaman ketika berada di tempat yang familiar. Sehingga tidak dapat meng-eskplor terhadap hal-hal yang baru. Padahal dengan bertemu suasana yang baru kamu dapat memiliki pelajaran dan suasana yang lebih baik.

  1. Mengalami ketakutan yang berlebihan

Tidak dalam hal besar, ketika kamu merasa insecure akan mengalami ketakutan yang belebihan. Walau pada sesuatu hal yang kecil.

  1. Membandingkan diri dengan orang lain

Ketika membandingkan orang lain, kamu cenderung melihat segudang kelebihan dari orang itu. Namun data melihat diri sendiri cenderung hanya melihat kekuranganmu saja, padahal sebenarnya kelebihan yang kamu miliki juga sama atau bahkan bisa lebih.

Perlu kamu ketahui, perasaan insecure tidak mudah dihilangkan. Oleh sebab itu selalu berpikir positif dan terus cintai diri sendiri ya. Jangan selalu membandingkan diri dengan orang lain, sebab didunia ini tidak ada manusia yang terlahir sempurna. Semua sama dimata tuhan dan pastinya semua orang diciptakan sama.

You may also like

Leave a Comment