Infografis – Zona Nyaman yang Tidak Aman

by Anisa Mahiswari

SiswaIndonesia.id, Malang – Untuk membantu kita dalam pengembangan diri dan menemukan hal baru didalam hidup tentu kamu perlu mendapatkan kenyamanan. Hal ini tentu biasa kita dengan zona nyaman atau comfort zone. Berada si zona nyaman memang tidak memiliki banyak resiko terutama dalam pekerjaan hal inilah yang membuat seseorang enggan berpindah dan keluar dari zona tersebut.

Melansir dari bppk.kemenkeu.go.id/ Menurut Alasdair A. K. White dalam bukunya “From Comfort Zone to Performance Management” mengatakan bahwa, Zona Nyaman merupakan situasi dimana seseorang merasakan kenyamanan dan terbiasa dalam suatu kondisi karena mampu mengendalikan lingkungannya. Dalam hal ini seseorang jarang merasa gelisah dan juga jarang mengalami tekanan yang dapat mengakibatkan stress.

Hampir semua orang memiliki zona nyamannya masing-masing. Termasuk kamu bukan? seperti halnya dengan rumah, tempat ini merupakan zona nyaman kita. Dari kecil hingga remaja tentu kamu akan nyaman berada disana namun saat sudah beranjak dewasa dan kamu harus dihadapkan pada keputusan baru misalnya harus melanjutkan pendidikan diluat kota tentu kamu akan berpindah ketempat yang lain. Hal ini tentu memaksa kamu untuk beradaptasi dan bekerja keras untuk memulai segalanya dari nol lagi. Inilah situasi dimana kamu harus keluar dari zona nyaman. Lalu apakah kamu ingin tetap didalam zona nyaman apabila dihadapkan pada persoalan baru?

Terkadang orang tidak menyadari bahwa berada di zona nyaman merupakan suatu jebakan dalam hidup mereka. Ketika kamu terjebak dalam situasi tersebut, maka hal ini dapat membuat kamu melewari berbagai macam pengalaman dan menghambat akan kemajuan serta penembangan diri. Keterampilan dan pengetahuan baru juga terlewat untuk didapat apabila kamu tidak mau keluar dari zona nyaman. Hal tersebut tentu akan menjerumuskan kamu dalam hal negative seperti malas dan tidak berkembang.  Tetapi apabila dirasa zona tersebut membawa banyak sisi positif didalam diri maka boleh saja kamu pertahankan. Tapi perlu dipikirkan matang-matang ya setiap mengambil keputusan.

Dr. Tom Denham menjelaskan, bawa terdapat beberapa tahapan yang harus kamu lakukan untuk memperluas dan memperlebar zona nyaman yang dimiliki saat ini, berikut penjelasannya Melansir dari kompasiana.com  :

  1. Comfort Zone (Zona Nyaman)

Zona ini merupakan awal dimana kita berada. Pada situasi ini tentu kita akan merasa aman dan nyaman karena semua terlihat dalam kotrol kita. Pada zaona ini kamu akan jarang merasa gelisah dan tertekan yang dapat membuat stress.

  1. Fear Zone (Zona Ketakutan / Kekhawatiran)

ini merupakan zona pertama dimana kamu memutuskan untuk keluar dari zona nyaman. Pada situasi ini kamu akan dihadapakan dengan hal baru yang belum pernah kamu alami sebelumnya.

Jadi mau tetap tinggal atau keluar dari zona nyaman adalah pilihan. Untuk lebih jelasnya mari kita bandingkan antara keduanya :

You may also like

Leave a Comment